Selamat Idul Fitri 1423 H. Mohon maaf lahir dan bathin.
Tak terasa, sudah sebulan penuh umat Muslim menjalankan Ibadah Puasa. Tak terasa Hari Raya Lebaran telah tiba.
Banyak persiapan yang dilakukan menjelang Hari Raya mulai dari membersihkan hati dengan berpuasa, menyiapkan diri untuk saling berbagi kasih, ataupun mungkin mempersiapkan baju baru untuk merayakan Hari Raya Lebaran.
Selain itu ada yang biasa dilakukan yakni: mengirimkan ucapan selamat Hari Raya.
Jaman dahulu, ucapan selamat Lebaran atau Hari Raya umat beragama lainnya masih menggunakan kartu ucapan. Pada masa kecil saya, kalau ingin ada perayaan hari raya, senang sekali melihat ke toko buku atau toko yang menjual kartu ucapan. Dikarenakan banyak kartu yang bagus bahkan ada kartu yang dibuka bisa mengeluarkan suara ucapan selamat.
Tehnologi Baru
Waktu pun berjalan dan bergerak secara cepat diiringi dengan perubahan tehnologi. Handphone pun muncul dalam beberapa tahun terakhir ini. Memiliki fitur yang membuat teman sejauh apapun bisa terjangkau dengan cepat melalui SMS (Short Message System) atau BBM (BlackBerry Massenger) tanpa harus mengirimkan kartu ucapan melalui surat berperangko lagi.
Jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook pun sekarang sudah dipakai untuk memberikan ucapan selamat. Bahkan lebih dahsyat lagi orang-orang yang tidak kita kenalpun apabila mem-follow akun kita, bisa juga menerima ucapan selamat dari kita.
Mahluk Sosial
Namun, sebagai umat manusia kita tidak bisa dikendalikan hanya dengan kemajuan tehnologi. Acara Halal Bihalal, Silahturahmi atau pertemuan dengan keluarga, teman serta rekan kerja masih tetap menjadi kebiasaan yang tidak bisa dihilangkan atau dilupakan. Karena manusia bukanlah sebuah robot, hanya dengan SMS atau BBM, atau ucapan selamat melalui jejaring sosial saja. Mereka tetap merupakan mahluk sosial yang perlu tetap berinteraksi dengan teman-teman lain.
Percakapan melalui jejaring sosial memang diperlukan untuk memberikan dan mendapatkan informasi secara cepat ataupun bisa saling bertukar pikiran, namun hal tersebut bukanlah yang utama. Saling berkunjung dan bertemu, bertatap muka serta berjabat tangan masih tetap diperlukan sehingga menjadikan suatu relasi menjadi lebih baik.
Selamat ber-Silahturahmi dengan keluarga, sanak saudara dan kerabat anda.

Trimks atas artikelnya sangat menarik skl…mudah2an lebih menarik lagi
Terima kasih, Nanti akan saya post artikel2 menarik lainnya