We are the champions – my friends
And we’ll keep on fighting – till the end
We are the champions
We are the champions
No time for losers
‘Cause we are the champions – of the world
Lagu dari grup musik Queen ciptaan Freddy Mercury sering diperdengarkan dalam pertandingan olah raga yang umumnya pada saat penyerahan piala bagi pemenang.
Mental Juara
Pada bait we’ll keep on fighting till the end sama seperti yang dilakukan Real Madrid dalam merebut La Decima atau yang kesepuluh Piala Champion. Sisa pertandingan kurang dari 5 menit, dan kedudukan saat itu Real Madrid masih tertinggal satu gol dari Atletico Madrid, seakan pertandingan akan dimenangkan oleh Atletico, akhirnya digagalkan oleh sundulan cantik Sergio Ramos. Setelah sepanjang 90 menit trio BBC (Karim Benzema, Gareth Bale, Christiano Ronaldo) gagal menggoyang gawang Atletico.
From Zero To Hero
Apabila Real Madrid merupakan salah satu klub terbaik sepakbola, lain halnya dengan Tim Thomas Cup Jepang, yang notabene tidak pernah terdengar prestasinya di bidang bulutangkis.
Namun tahun 2014, Jepang berhasil membuat dunia bulutangkis terperanga. Siapa sangka di semifinal Jepang bisa mengalahkan tim China yang selama 10 tahun menjadi tim yang tidak terkalahkan dalam perebutan Thomas Cup. Saya pikir mungkin itu hanya kebetulan, karena di partai puncak akan bertemu dengan tim kuat lainnya, Malaysia. Namun dugaan saya salah. Jepang memang menjadi kekuatan bulutangkis yang menakutkan saat ini. Malaysia pun tidak bisa menggagalkan Jepang untuk merebut Thomas Cup. Keberhasilan menjuarai kejuaraan beregu putra dua tahunan menjadikan Jepang menjadi negara baru yang bisa merebut supermasi bulutangkis beregu. Semenjak digelar tahun 1949, hanya tiga negara yang berhasil merebutnya yakni, Indonesia, China, dan Malaysia.
Impossible is Nothing
Dalam era globalisasi, seakan semua hal tidak mungkin lagi dikuasai oleh sebagian kecil kekuatan saja. Saat ini, semuanya bisa terjadi. Tidak hanya di bidang perekonomian saja tapi di bidang lainnya seperti di bidang olah raga sekalipun.
Dalam dua prestasi olah raga di atas, kita bisa belajar banyak. Jepang merupakan negara yang tidak pernah terdengar di bidang bulutangkis bisa menjadi juara. Real Madrid walaupun sudah tertinggal satu gol dengan sisa waktu 2 menit akhirmya pun bisa menjadi juara.
Apabila anda ingin berhasil maka:
1. Milikilah sikap pantang menyerah sama seperti yang dilakukan Real Madrid karena pertandingan anda belum usai
2. Jangan pernah merasa tidak bisa, segala sesuatunya bisa anda kalahkan sama yang dilakukan underdog Jepang yang berhasil mengalahkan China dan Malaysia.
No time for losers
‘Cause we are the champions – of the world

