Don’t Judge book by its cover

Don’t judge  book by its cover.

Pernyataan tadi di atas pada umumnya benar. Jangan pernah melihat penampilan dari sisi luar, sisi dalamnya bisa berubah 180 derajat

Pengalaman pribadi

Saya memiliki pengalaman pribadi pada saat diundang Garuda Indonesia, maskapai kebanggaan Indonesia,beberapa waktu yang lalu. Saya bersama rekan kerja saya diundang untuk melakukan presentasi di daerah Duri Kosambi; daerah yang boleh dibilang cukup disegani karena daerahnya cukup macet, jauh dan jalannya yang tidak pernah beres banyak lubang di kanan kiri. Belum lagi kalau hujan, daerah tersebut cukup rawan banjir.

Pertemuan dimulai tepat pukul 9:00 pagi, karena saya tahu perlu waktu yang cukup lama ke arah sana, maka dari rumah saya berangkat pukul 6:30. Saya menyediakan waktu 2 jam kesana sehingga asumsi saya, bisa sampai 8:30.

Ketakutan terjadi

Ternyata apa yang saya takutkan terjadi, perjalanan ditempuh dengan keadaan macet, tidak jelas ke arah mana dan jalan rusak berlubang dimana-mana. Padahal waktu yang sudah ditempuh sudah hampir 2 jam, namun tidak terlihat tanda-tanda yang membuat hati tenang.

Namun, pengorbanan atau ketakutan tadi, terlepas pada saat masuk ke pintu gerbang Garuda Indonesia Training Centre (GITC). Tidak saya sangka, di tengah-tengah daerah yang dikenal sebagai daerah yang cukup disegani oleh masyarakat Jakarta, terbangun sebuah gedung yang cukup indah.

Fasilitas yg cukup lengkap

Hal yang kedua, yang membuat saya berdecak kagum yakni fasilitas sebuah training yang cukup lengkap diantaranya:

  1. Simulator menerbangkan pesawat

2. Simulator untuk mengetahui  peralatan semua pesawat mulai dari semua tipe Boeing sampai Airbus

3. Emergency landing dibuat sama seperti pendaratan di laut dengan simulasi di kolam renang, dan simulasi tersebut dilengkapi dengan keadaan hujan berikut dengan kilatan petirnya.

4. Ruang training untuk pramugari yang dilengkapi dengan stage, untuk melihat bagaimana cara mereka berjalan.

Sungguh luar biasa, Garuda Indonesia memiliki fasilitas tersebut, dan merupakan training centre satu-satunya di Indonesia.

Dengan pengalaman seperti tadi, saya langsung menyadari betapa seringnya kita menilai orang dari luarnya saja; tanpa mengetahui apa keindahan di dalam dirinya baik keahlihan, kepandaian maupun kebaikannya.

4 Replies to “Don’t Judge book by its cover”

  1. Wah.. saya setuju 1000% dengan statement iniii…

    pada dasarnya semua hal memang harus di nilai secara keseluruhan, terkadang kita mendapati seseorang, kondisi, atau sebuah benda dengan tampilan luar buruk atau kurang baik.

    Namun, jika saja kita selalu bersedia untuk mengenal atau mencari info lebih jauh saya percaya bahwa kita akan mendapatkan gambaran keseluruhan.

    Pak Sam thank you untuk sharing di blog nya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *