Awas…. Banjir…. Banjir dimana-mana…..
Tentu kita semua masih teringat bencana banjir di Jakarta 2002 silam. Untuk pertama kalinya Jakarta dilanda banjir besar di era milinenium.
Dan bertepatan dengan bencana banjir di tahun tersebut; bagi saya pribadi merupakan kenangan terindah karena tepat di bulan Februari saya dan istri mengikrarkan tali pernikahan kami berdua. Pernikahan yang penuh sensasi dikepung dengan air dimana-mana.
Siklus 5 tahun
Siapa yang sangka setelah tahun 2002, bencana banjir terulang kembali di tahun 2007. Banyak pihak yang mengatakan bencana banjir akan kembali dengan siklus 5 tahunan; menyebabkan tahun 2012 kemarin warga Jakarta dihantui ketakutan bencana akan terjadi lagi.
Tapi boleh dibilang siklus 5 tahun tidak terjadi di tahun 2012. Tapi apa yang terjadi tahun ini, setelah 5 tahun bisa bertahan; akhirnya apa yang ditakutkan terjadi di tahun 2013. Bahkan kedalaman air melebihi peristiwa tahun 2002 dan 2007.
Akibat Banjir
Dengan adanya banjir di ibukota, pastilah roda perekonominan di Indonesia akan terganggu. Banyak perusahaan yang tidak bisa melakukan kegiatan usahanya, sistem transportasi akan terganggu, insfrastruktur seperti jalan, listrik dan kendaraan umum banyak yang perlu diperbaiki. Pastilah masih banyak dampak lainnya yang akan terjadi akibat banjir yang melanda.
Banjir…..Banjir…..Banjir…..
Banjir memang indentik dengan air. Namun, Ada hal yang saya khawatirkan bukan karena banjir air saja di tahun ini. Tapi ada banjir lain yang perlu kita waspadai.
1. Banjir produk impor dari China
Dengan masih berlanjutnya krisis ekonomi di Eropa dan USA, maka pasar terbesar export China bisa membanjari pasar Asia termasuk pasar lokal di Indonesia
2. Banjir buruh
Dengan kenaikan UMP tahun ini; maka banyak yang akan terjadi di dunia usaha. banyak perusahaan yang tidak bisa mempekerjakan buruh; terjadi penggangguran, tidak memiliki pemasukan sehingga menyebabkan daya beli masyarakat semakin lemah. Ini merupakan siklus yang terus bisa berputar.
Hal kedua yang mungkin terjadi, perusahaan belum bisa atau menunda memberikan kenaikan UMP, meyebabkan buruh akan terus membanjiri tempat-tempat strategis untuk berdemo guna mendapatkan apa yang mereka minta.
Semoga ke 3 peristiwa banjir yang saya khawatirkan di tahun 2013, bisa diantisipasi oleh kita semua. Hemat kata, kita perlu:
Berhemat dalam pengeluaran,
Melakukan pekerjaan secara efisien namun efektif; dan selalu
Melakukan perbaikan-perbaikan dalam meningkatkan produktivitas.
MARI KITA DOAKAN SAUDARA-SAUDARA KITA YANG TERKENA BENCANA BANJIR
DAN SEMOGA BISA SEGERA TERATASI
