Air merupakan sumber kehidupan bagi mahluk hidup di dunia. Tumbuhan bisa bertumbuh dengan adanya air, Hewan perlu air untuk melepas dahaga. Begitu pun manusia, banyak menggunakan air dalam kehidupan sehari-harinya.
Seandainya air merupakan sumber kehidupan mahluk di dunia, maka suatu Brand merupakan sumber kehidupan bagi sebuah perusahaan.
Saya sempat membaca buku Bruce Lee dari Pak Andre Wongso mengenai Kekuatan Air, dimana dibahas mengenai sifat-sifat air yang dihubungkan dengan sifat manusia.
Dari situlah, saya mulai merasakan ada unsur yang sama antara mem-Branding suatu produk dengan sifat air.
- Air bersifat tenang: Brand perlu memiliki sifat yang tenang. Tidak perlu melakukan Panic Strategy atau Me Too Strategy dengan kompetitor anda. Kita bisa ambil contoh dalam masalah harga. Apabila kompetitor anda melakukan perang harga (Price War) Jangan ikut-ikutan panik, belum tentu apa yang dilakukan kompetitor anda sesuai dengan strategi dari Brand anda.
- Air mempunyai kekuatan yang luar biasa. Walaupun di point pertama sifat air tenang, namun jangan dilupakan bahwa air pun bisa memiliki kekuatan yang luar biasa, bahkan air bisa membuat bencana seperti peristiwa Tsunami. Sebagai Brand, walaupun perlu ketenangan dalam menghadapi tantangan. Namun tidak boleh tinggal diam dalam menghadapi kompetitor yang semakin hari semakin memakan pasar anda. Brand harus mempunyai kekuatan strategi yang luar biasa dan tepat guna memenangkan persaingan di pasar. Buatlah Brand anda menjadi kekuatan Tsunami yang membuat pesaing anda belum siap menghadapi tantangan strategi anda.
- Air memiliki 3 unsur: cair, padat, uap. Disini saya melihat adanya unsur flexiblitas dari air. Mengapa Brand perlu flexible? Karena di jaman Globalisasi ini terutama apabila ingin masuk ke pasar global, suatu Brand harus menyesuaikan dengan pasar global. Kita ambil contoh Mc Donald harus menyesuaikan keinginan konsumen yang berbeda-beda. Menu ayam goreng dan nasi mungkin hanya diketemukan di Indonesia. Atau di India memiliki menu untuk para vegetarian.
- Air harus terus mencari tempat yang lebih rendah. Nah disini yang saya lihat apabila Brand anda sudah mencapai pangsa pasar yang tinggi, jangan pernah terlena untuk tetap melihat kompetitor2 yang mungkin masih jauh di bawah Brand anda atau bahkan belum terlihat saat ini. Mungkin kita bisa banyak belajar kejadian Extra Joss yang merasa sudah berada di atas, merasa tidak memiliki kompetitor sehingga Extra Joss lupa untuk melihat ke bawah yang mana Kuku Bima sudah siap untuk merebut pangsa pasar Extra Joss.
Terlepas dari sifat air di atas, mungkin semua orang tahu bahwa unsur air di tubuh manusia bisa mencapai 70% demikian pula, 2/3 bagian dari bumi ini merupakan air. Sehingga apabila pangsa pasar Brand anda bisa mencapai seperti unsur air dalam tubuh manusia atau belahan di bumi, maka tidak dipungkiri lagi, bahwa Brand anda merupakan Market Leader. Itulah yang selalu didambakan oleh setiap marketer untuk mem-Branding suatu produk.


