MEA vs PEA

Selamat datang tahun 2016! Selamat datang di perdagangan bebas kawasan ASEAN yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan adanya MEA, memudahkan satu negara menjual produk, jasa bahkan sumber daya manusia ke negara-negara lain; hal ini menjadikan  persaingan bisa semakin kompetitif lagi.

 

Apakah kita harus takut dalam memasuki era MEA? Tentu tidak! Seperti kata Presiden Joko Widodo kita harus mampu untuk meningkatkan kemampuan guna memiliki daya saing. Bapak Jokowi berharap masyarakat Indonesia jangan gentar menghadapi persaingan.

Continue reading “MEA vs PEA”

Sederhana Yang Berarti

Minggu lalu merupakan minggu yang cukup berharga bagi saya. Sama seperti di tahun-tahun sebelumnya, di minggu kedua pada bulan Desember, MarkPlus, sebuah perusahaan konsultasi marketing mengadakan konferensi marketing terbesar se Asia bahkan mungkin terbesar di dunia dengan menghadirkan lebih dari 5,000 peserta.

 

Pada umumnya sehari sebelum dimulainya konferensi, MarkPlus mengadakan acara Kellog Innovation Network (KIN) yang khusus dihadiri oleh tamu undangan terbatas. Alangkah bahagianya saya sebagai salah satu tamu undangan di dalam acara KIN tersebut.

 

Ada tiga hal tujuan seseorang ingin mengikuti seminar, konferensi ataupun pelatihan diantaranya: materinya menarik dan dibutuhkan, pembicaranya cukup digemari,  dan ingin membina relasi atau networking dengan orang lain. Dalam acara KIN saya cukup bisa mendapatkan ketiganya. Materi cukup menarik dengan tema Growth For Good, bagaimana perpaduan antara tehnologi Machine to Machine (M2M) dan manusia Human to Human (H2H) guna menunjang perusahaan untuk bertumbuh tidak hanya mencari keuntungan semata tapi harus memikirkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Kedua, pembicaranya pun cukup menarik, mereka berasal dari beberapa negara dengan pengalaman yang cukup mumpuni di industrinya. Siapa yang tidak mau mendengar sharing dari GoJek, Uber, Garuda Indonesia, BCA ataupun pengalaman perusahaan startup lainnya? Dan hal yang ketiga, sudah tentu saya bisa bertukar kartu nama dengan tamu undangan lainnya guna menjalin relasi bahkan peluang untuk saling bekerja sama.

  Continue reading “Sederhana Yang Berarti”

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Walaupun Belanda menjajah bangsa Indonesia dalam kurun waktu yang lama, namun bagi saya untuk urusan sepakbola, saya tetap menjagokan tim Orange. Sejarah sepakbola Belanda cukup memberikan warna bagi dunia sepakbola. Belanda memiliki keunikan tersendiri dalam bersepak bola dengan gaya Total Football nya; banyak pemain legendaris sepakbola berasal dari negeri kincir angin sebut saja nama-nama seperti Johan Cryuff, Ruud Gullit, Marco Van Basten yang menjadi legenda sepakbola dunia.

Continue reading “Sudah Jatuh Tertimpa Tangga”

Berikan Bukti Bukan Sekedar Janji

Siapa yang senang kalau ditipu oleh seseorang? Apalagi kalau dihianati oleh teman dekat anda. Begitu pula apa rasanya kalau produk yang anda beli tidak sesuai dengan janji yang diberikan.

 

Hari Pelanggan Nasional

 

Di bulan September ini, tepatnya tanggal 4 September ditetapkan menjadi Hari Pelanggan Nasional, sebuah hari yang diprakarsai oleh Bapak Handi Irawan bertujuan untuk mengajak para pelaku usaha untuk memahami betapa pentingnya peran pelanggan guna memajukan perusahaan si pelaku usaha.

hari

Continue reading “Berikan Bukti Bukan Sekedar Janji”

Old Things Can Create Something

Kalau berkata masalah perfilman, tidak dapat dipungkiri negara paman Sam, Amerika Serikat, merupakan piawai nya. Film-film keluaran Hollywood merajai perfilman dunia.

 

Hampir tiap minggu, film-film teranyar Hollywood  bermunculan hampir serentak pada layar lebar di seantero bioskop-bioskop mancanegara tidak terkecuali salah satunya adalah di Indonesia yang terkena virus film dari negara paman Sam. Walaupun demikian film-film nasional sudah banyak bermunculan, tapi perbandingannya tidak sebanding dengan film Hollywood, baik secara jumlah penonton maupun jumlah film yang dikeluarkan.

pixels_indonesia

 

Continue reading “Old Things Can Create Something”