Tak terasa waktu berjalan begitu cepat, tak terasa hari raya Ramadhan tinggal hitungan jam saja. Hari-hari kemarin masih terdengar dengan istilah H-…. (H minus). Hari ini sudah terdengar ….jam menuju hari Raya Lebaran.
Pesan H 3
Dalam menyambut Hari Ramadhan ada pesan yang ingin saya sampaikan kepada handai taulan yang merayakannya:
- Perlu Hati-hati apabila ingin mudik ke daerahnya masing-masing terlebih menggunakan kendaraan pribadi. Hampir setiap tahun kita dengar banyak terjadi kecelakaan dan padatnya kendaraan di saat mudik. Jangan terlalu memaksakan diri apabila kondisi sudah menurun lebih baik istirahat melepaskan keletihan yang ada.
Pak Jokowi pun sampai menurunkan tarif tol selama Ramadhan kali ini, berarti arus mudik lewat tol bisa meningkat tajam. Para pemudik pasti ingin memanfaatkan momen seperti ini, namun berdampak pada bertambahnya kepadatan kendaraan yang melintas melalui jalur tol tersebut.
Walau demikian, tol Cipali sudah bisa dibuka tepat sebelum hari raya Lebaran, mudah-mudahan hal ini bisa mengurangi kepadatan lalu lintas jalur mudik. Tapi kembali lagi saya ingatkan sejak dibuka sampai sekarang, tol yang merupakan tol terpanjang di Indonesia sudah memakan korban.
Apabila memakai kendaraan umum pun, perlu tetap hati-hati karena tumpah ruahnya penumpang lain di terminal, stasiun bahkan di bandara. Berhati-hatilah dengan barang bawaan anda. Usahakan berpergian dengan rombongan apabila pergi dengan keluarga atau teman sehingga memudahkan untuk saling menjaga dan tidak terpencar-pencar.
- Pergunakan uang dengan Hemat. THR yang diterima sebaiknya digunakan dengan cermat. Boleh dipakai untuk membeli kebutuhan hari raya tapi janganlah berlebihan. Akan lebih baik ada sisanya untuk menambah pundi-pundi tabungan anda.
Mengingat kondisi ekonomi Indonesia yang masih mengalami perlambatan, semakin lemahnya nilai tukar Rupiah terhadap US Dollar dan krisis ekonomi Yunani yang belum teratasi, maka mau tidak mau kata ber Hemat perlu dijalankan.
- Halal Bihalal merupakan tradisi atau budaya yang tidak boleh terlupakan untuk memberikan ucapan selamat, saling memaafkan dan bertemu sanak saudara / handai taulan.
Walau sekarang jaman digital dengan media sosial cukup mengirimkan pesan atau permohonan maaf dengan sentuhan jari dari telpon genggam anda, tapi tradisi Halal Bihalal harus tetap dipertahankan karena kita sebagai mahluk sosial yang perlu berinteraksi dengan sesama. Kalau boleh mengutip dari pakar marketing Yuswohady istilah keren nya dikenal dengan Social Connection.
Selamat Hari Raya Lebaran, Minal Aidin Walfaizin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin
