Baju Baru

Masih dalam suasana Lebaran, perkenankan saya mengucapkan Selamat Lebaran, Minal Aidin Wal Faizin. Mohon maaf lahir dan bathin. Hari kemenangan bagi kaum muslim, hari Idul Fitri,  yang penuh rasa syukur kepada Tuhan atas segala karunia dan anugerah yang telah diberikan kepada umatNya.

 

Hal Baru

Umat Muslim telah berpuasa selama 30 hari lamanya yang menandakan bahwa umat Muslim telah menahan untuk tidak hanya makan dan minum sebelum matahari terbit sampai tenggelamnya matahari, namun yang lebih penting disini menahan terhadap segala hal yang menimbulkan kemarahan, kesombongan serta perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Dengan berpuasa, membuat umat Muslim menjadi manusia baru yang telah terbebas dari dosa.

Selain berpuasa, berdoa, dan beramal. Ada hal lain yang biasa disiapkan menjelang Lebaran, yakni membuat ketupat serta sayur pendukungnya, kue kering, kolang-kaling; dan tidak boleh tertinggal untuk membeli baju, sarung, sajadah baru untuk menyambut hari kemenangan.

Namun ada beberapa orang yang merasa tidak harus membeli sesuatu yang baru. Mereka cukup memberikan sedikit ornamen di dalam pakaiannya atau sedikit merubah jahitan pakaian lamanya menjadi model yang lebih baru. Cukup sederhana bukan? Hanya dengan sedikit penambahan motif atau ornamen bisa menjadikan hal yang lama menjadi sesuatu yang baru.

nutella-e1496630991712-700x421
Source: Internet

Sederhana Namun Menarik

Image-1

Melihat pandangan di atas, saya sempat berpikir bagaimana cara sebuah merek meluncurkan produk barunya. Apakah produknya harus benar-benar baru yang tidak pernah ada di pasar sebelumnya? Atau cukup dengan menambah sedikit ornamen di dalam kemasannya.

Saya melihat banyak merek terkenal, yang boleh dikatakan pemimpin pasar, beranggapan tidaklah harus mengeluarkan produk dengan hal yang benar-benar baru; namun cukup dengan merubah disain kemasannya, itupun sudah merupakan produk baru.

Sebagai marketer, sudah pasti dituntut untuk meluncurkan produk baru; terlebih kalau produknya sudah mengalami stagnansi di pasar. Tinggal bagaimana sebagai marketer membuat produk baru dengan cara yang lebih sederhana, namun tetap membuat konsumen melirik pada produk anda. Isi dan kemasan sama, tapi baju kemasan dibuat lebih menarik. Sederhana tapi untuk saya cukup efektif.

Baju baru tidak berarti harus beli baju baru….

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *