Saya sudah lama tidak menulis artikel tentang sepakbola. Entah karena kecintaan menonton sepakbola saya semakin menurun atau memang belum ada hal menarik yang perlu saya tulis. Mungkin kedua alasan tersebut bisa jadi memang benar, terlebih lagi klub favorit saya AC Milan belum menunjukan kejayaannya kembali.
Everything Is Possible
Namun minggu lalu, saya menyempatkan menonton pertandingan semifinal sepakbola Piala Presiden 2017 yang mempertemukan antara Semen Padang dan Arema Malang. Sungguh tak terduga, pertandingan tersebut diwarnai dengan pesta 7 gol, dimana Arema yang sempat tertinggal 2 gol, bisa membalasnya dengan 5 gol. Padahal sebelum Christianno Gonzales mencetak gol balasan, secara keseluruhan pertandingan Arema sudah tertinggal 3 gol. Secara hitungan matematika, sangatlah sulit bagi Arema untuk melaju ke final karena minimal harus bisa mencetak 4 gol. Namun ternyata pemain naturalisasi Gonzales bisa menjawab tantangan tersebut dengan memborong 5 gol dalam pertandingan semifinal tersebut. Luar biasa!
Beralih dari Piala Presiden, kita kembali dikejutkan dengan Mission Impossible dari klub Spanyol, Barcelona yang bertanding dalam Champion League melawan Paris St Germain, klub asal Prancis yang mengalahkan Barcelona di pertandingan pertama dengan angka 4-0. Sehingga seandainya Barcelona ingin tetap bertahan dalam persaingan Eropa minimal mereka harus bisa mencetak 5 gol tanpa balas. Sisa waktu normal hanya tinggal 5 menit saja, dan Barcelona harus bisa mencetak 3 gol lagi karena secara angka keseluruhan Barcelona walau sudah unggul 3-1, tapi masih kalah 3-5 karena kalah dengan selisih 4 gol. Dan kembali lagi kita dikejutkan dengan adanya tambahan 3 gol lagi dalam selang waktu kurang dari 10 menit, yang akhirnya Barcelona bisa menang dengan 6-1 sehingga secara angka keseluruhan menang 6-5 dan membawa Barcelona melaju ke babak 8 besar. Terlepas banyak yang mengatakan, pertandingan tersebut ada unsur politis yang mengatur di belakangnya, namun saya tidak mau melihat hal itu sebagai alasan.
Impossible to I’m Possible
Belajar dari 2 pertandingan tersebut, saya menyimpulkan bahwa segala sesuatu bisa saja terjadi walaupun sesulit apapun. Dalam kehidupan kita sehari-hari atau dalam pekerjaan di kantor, terkadang kita mengalami masa-masa sulit yang membuat kita menjadi pesimistis, padahal seandainya kita tetap berusaha, belajar dan memiliki sikap positif segalanya bisa teratasi. Sama halnya apa yang diperlihatkan Arema dan Barcelona. Meskipun mungkin pertandingan sepakbola tidak bisa disamakan dalam segala hal, tapi setidaknya bisa dijadikan alat motivasi kita, di saat menghadapi sesuatu yang menurut pikiran kita tidak mungkin.
Keep Always Positive!

