Februari 3.0

Bulan Februari baru kita lewati. Namun bulan yang hanya berumur 28 hari membawa arti tersendiri  khusus nya di tahun 2013 ini.

3 Hari Besar

Mengapa saya katakan bulan Februari tahun ini mempunyai makna tersendiri?

Yang pertama banyak orang yang mengatakan bulan penuh keberuntungan karena tepat tanggal 10 Februari kita merayakan hari raya Imlek yang merupakan budaya China dalam hal membawa keberuntungan.

Yang kedua semua percaya bulan Februari merupakan hari kasih sayang yang penuh cinta. Merupakan hari terindah bagi pasangan sejoli yang sedang bercinta.  Tak heran setiap tanggal 14 Februari kita rayakan Valentine’s Day.

Nah yang terakhir, pada bulan Februari kemarin, bagi umat Kristiani merupakan awal dari masa pertobatan ; masa untuk berpuasa selama 40 hari dalam  menyambut Hari Paskah, Hari Kebangkitan Isa Almasih.

Tri Hita Karana

Ibu Martha Tilaar selalu mempunyai pandangan pada Tri Hita Karana yang merupakan bahasa sansekerta dengan memiliki arti: setiap kehidupan manusia haruslah mengarah ke Tuhan sang pencipta, ke sesama manusia dan pada budaya & alam semesta

Apabila digabungkan ke 3 hari di atas dan makna Tri Hita Karana; bisa disimpulkan bahwa hal tersebut diperlukan  bagi setiap orang.

Terlepas dari itu, saya mengingat apa yang pernah dikatakan Bapak Hermawan Kartajaya salah satu guru besar marketing di dunia, bahwa saat ini dunia marketing sudah berevolusi menjadi marketing 3.0 yakni Spiritual Marketing.

Marketing tidak hanya menciptakan produk (Product Centric) untuk lebih dekat dengan konsumen (Consumer Centric) tapi lebih dari sekedar hal tersebut di atas; setiap marketer perlu menciptakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan Tuhan, sesama manusia serta alam budaya.

Hari Valentine membawa unsur pentingnya relasi kita dengan sesama;  berbagi kasih sayang dengan sesama manusia.

Hari Imlek membawa unsur budaya yang harus dilestarikan. Alam dan budaya merupakan kekayaan yang harus terus menerus dijaga sehingga tidak di telan masa.

Dan yang terakhir; segala sesuatu asal nya dari sang Kuasa;  jangan pernah lupa menyertakan Sang Kuasa dalam segala hal. Dan keberhasilan yang kita raih haruslah kita persembahkan kembali pada Sang Kuasa.

Saya percaya apa yang dikatakan Ibu Martha, setiap tujuan hidup manusia perlu didasarkan pada konsep

“Tri Hita Karana”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *