Liburan Natal dan Tahun Baru telah usai. Waktu bergerak dengan cepat, tak terasa 2017 sudah memasuki minggu kedua.
Berbicara mengenai liburan, jauh dari rutinitas pekerjaan, menghabiskan waktu bersama keluarga pastilah sangat menyenangkan. Sama seperti halnya semua orang, saya pun sangat senang apabila bisa berlibur bersama dengan keluarga. Liburan akhir tahun kemarin saya pun menyempatkan waktu berlibur dengan keluarga ke negara tetangga, Singapura.
Tidak dapat dipungkiri Singapura merupakan salah satu negara yang paling banyak dituju oleh para turis mancanegara termasuk orang Indonesia. Bila dibandingkan Indonesia, jumlah turis yang datang lebih banyak ke negara yang dikenal dengan sebutan kota singa tersebut. Negara yang luasnya kurang lebih hampir sama dengan kota Jakarta memang terbukti lebih siap dalam mengelola pariwisata mulai dari bandara, sistem transportasi, fasiltas umum dan kebersihannya boleh kita katakan luar biasa.
Salah satu hal yang saya suka bila liburan Natal dan Tahun Baru di Singapura adalah dekorasi dan gemerlapnya lampu Natal yang menghiasi sepanjang jalan Orchard, tempat dimana berkumpulnya para turis. Singapura memang paling pandai dalam memanjakan dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi wisatawannya.
Customer Experience
Para wisatawan selain ingin melihat pemandangan baru, belanja souvenir, pastilah mereka ingin hunting makanan lokal ataupun jajanan unik yang ada di kota atau negara yang mereka kunjungi. Kebanyakan orang disaat liburan, saatnya melupakan program menguruskan badan alias diet.
Di samping makanan lokal ada beberapa turis yang juga hunting untuk mencari merchandise dari restoran waralaba yang berskala internasional seperti Hard Rock, Starbucks, Bubba Gump. Merchandise yang mereka beli biasanya dijadikan koleksi unik karena merchandise yang mereka cari tidak bisa ditemukan di negara atau kota lain. Kita ambil contoh merchandise Starbucks Singapura dengan tulisan atau gambar yang bernuansa Singapura tidak mungkin bisa didapatkan di Indonesia atau Jepang.
Nah saat saya di Singapura, sayapun tidak ketinggalan mencari merchandise Starbucks entah gelas, kartu member atau suvenir lainnya yang tidak bisa saya temukan di gerai Starbucks negara lain. Dan memang sangat beruntung saya mendapatkan merchandise yang berbeda, Starbucks mengeluarkan merchandise hari ulang tahunnya Starbucks ke 20 tahun di Singapura. Beruntung kan? Dan saya yakin pada tahun depan merchandise tadi belum tentu saya bisa dapatkan kembali.
Berbicara mengenai strategi marketing yang sedang happening saat ini, para marketer mengenal dengan sebutan customer experience / CX, dimana konsumen tidak hanya membeli produk atau jasa yang anda tawarkan, tapi mereka bisa mendapatkan pengalaman / experience saat mereka berkunjung ke toko atau tempat anda.
Sama seperti yang dilakukan Starbucks dengan mengeluarkan merchandise ulang tahunnya, yang tadinya saya tidak ingin membeli, menjadikan saya membelinya karena memang ini menjadi koleksi yang terbatas. Dan yang membuat saya bisa mendapatkan pengalaman berbeda, setiap pengunjung bisa memberikan komentar atau ucapan selamat ulang tahun di jendela atau pintu masuk gerai Starbucks dimana yang pertama kali didirikan. Dan ini bisa menjadikan Window Display menarik dengan banyaknya tulisan dan pesan yang tertulis di sana; disamping itu membuat orang yang mondar mandir di depan bisa berhenti untuk dapat melirik bahkan berkunjung ke gerai kopi waralaba tersebut karena adanya diferensiasi dalam display yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
Dengan semakin kompetitifnya persaingan, produk atau jasa yang bagus belum cukup bisa bersaing, para marketer harus bisa memberikan sebuah benefit lain yang dapat memberikan pengalaman menarik untuk para pelanggan anda.


