34 Pendekar Siap Kerja

Walaupun batas waktu yang ditentukan Undang-Undang dalam pembentukan kabinet masih beberapa hari lagi. Namun hari Minggu sore tanggal 26 Oktober 2014 pukul 5 lewat; Presiden Joko Widodo secara resmi mengumumkan ke- 34 menteri di dalam kabinetnya yang dinamakan Kabinet Kerja.

Arti angka 34

Saya ingin sedikit bermain-main dengan angka 34. Saya mengartikan sebagai berikut:

Angka 3 merupakan simbol dari salam 3 jari, yakni salam pemersatu. Selain itu, menurut guru marketing, Hermawan Kartajaya, angka 3 diartikan bahwa Jokowi merupakan Presiden 3.0, yakni presiden yang bekerja dengan mengedepankan dari sisi Human Spirit.

Sedangkan angka 4 merupakan 4 hal yang saya bisa saya simpulkan sebagai berikut:

Hal 1: kemeja putih yang dikenakan oleh presiden dan kabinetnya menandakan hati dan jiwa yang bersih. Menjadikan kabinet ini harus bersih dari segala “titipan” atau pun masalah korupsi.

Hal 2: berlari & hari Minggu, beberapa menteri pada saat diumumkan dianjurkan untuk berlari menandakan perlunya bergerak cepat dalam membangun kestabilan negara. Dan yang membuat saya geleng kepala, kabinet ini diumumkan pada saat hari libur yakni hari Minggu, tidak hanya berarti bergerak cepat, tapi menandakan para menteri tidak bisa bersantai-santai dalam Kabinet Kerja. Hal ini memang sangat diperlukan untuk mengejar ketinggalan dari negara-negara lain.

Hal 3: pengalaman & prestasi, Presiden Jokowi tidak hanya mengumumkan nama-nama para menteri, namun juga latar belakang, pengalaman dan sepak terjang dari para menterinya. Hal ini menandakan bahwa seandainya negara ingin maju, maka harus dikelola secara benar oleh orang-orang yang berkompten di bidangnya.

Hal 4:  delegasi tugas, apa yang dikatakan Presiden Jokowi pada akhir penutupan pidatonya kepada rekan media “Silahkan wawancara sendiri sama para menterinya.” Ini menandakan adanya wewenang dan tanggung jawab yang diberikan Jokowi kepada kabinetnya. Sehingga para menterinya bisa tampil lebih mandiri sesuai dengan fungsi dan jabatan mereka.

Mungkin ke- 34 menteri yang terpilih belum sesuai dengan harapan masyarakat atau  kurang “pas” menurut pengamat politik. Bagi saya, biarlah mereka bekerja terlebih dahulu dalam membangun negara dan menciptakan kesejahteraan masyarakat. Janganlah berpikiran negatif, yang penting kita dukung dan berdoa agar mereka dapat memberikan hasil kerja yang maksimal.

Selamat bekerja para pendekar Kabinet Kerja. Buktikan bahwa kalian benar-benar pendekar bangsa.

Salam Kerja Kerja Kerja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *