MEA vs PEA

Selamat datang tahun 2016! Selamat datang di perdagangan bebas kawasan ASEAN yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan adanya MEA, memudahkan satu negara menjual produk, jasa bahkan sumber daya manusia ke negara-negara lain; hal ini menjadikan  persaingan bisa semakin kompetitif lagi.

 

Apakah kita harus takut dalam memasuki era MEA? Tentu tidak! Seperti kata Presiden Joko Widodo kita harus mampu untuk meningkatkan kemampuan guna memiliki daya saing. Bapak Jokowi berharap masyarakat Indonesia jangan gentar menghadapi persaingan.

mea wars 2

PEA

Nah bagaimana kita sebagai pelaku usaha menyikapi persaingan di era MEA? Yuk kita berkompetisi melawan MEA dengan strategi PEA.

 

  1. Procedure

Apakah usaha yang kita jalankan sudah memiliki standar prosedur yang mengatur kinerja sebuah pekerjaan?  Untuk menjalankan roda perusahaan, sebuah prosedur menjadi kunci keberhasilan. Coba kita bayangkan kalau tidak ada rambu-rambu lalu lintas, pasti akan terjadi kemacetan atau kekacauan  yang luar biasa. Sama halnya dengan perusahaan perlu adanya rambu-rambu yang mengatur sehingga tidak terjadi kekacauan dalam menjalankan strategi perusahaan. Buatlah prosedur untuk memudahkan pekerjaan kita; seandainya sudah ada jalankan prosedur tersebut dengan baik.

 

  1. Execution

Terkadang antara strategi dan eksekusi di lapangan suka tidak sinkron. Strategi yang baik tidak akan terjadi tanpa eksekusi yang tepat. Pada umumnya sebuah strategi sudah dibuat dengan sangat baik, namun dalam mengeksekusi strategi ada baiknya dimonitor secara berkala sehingga bisa mengetahui apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan.

 

  1. Attitude

Perilaku orang Indonesia harus berubah, jangan merasa sudah hidup di alam yang kaya, sehingga malas bekerja dan belajar. Perlu diingat MEA akan membanjiri tidak hanya dengan produk atau jasa saja, tapi sumber daya manusia akan lebih mudah masuk untuk bekerja di negara lain. Sangatlah tepat program revolusi mental perlu dikampanyekan lebih aktif sehingga sumber daya manusia kita bisa lebih mampu bersaing. Jangan ragu untuk meningkatkan kualitas kerja serta memberikan motivasi dalam bentuk pelatihan bagi sumber daya manusia kita.

 

Sistem prosedur yang baik, menjalankan strategi dengan eksekusi yang tepat, serta merubah perilaku seseorang untuk bekerja menjadi lebih baik merupakan tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh pelaku usaha dalam menghadapi persaingan MEA.

 

Selamat menghadapi era MEA. Indonesia siap bekerja untuk memiliki daya saing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *