Angka di atas ingin saya pakai untuk bicarakan mengenai Strategi, Eksekusi dan Hoki.
Saya mengambil formula ini sebenarnya terinsipirasi dari penampilan AC Milan salah satu klub sepakbola di Italia. Klub dari negeri spaghetti ini terbilang merupakan salah satu klub terbaik di dunia.
Tapi mengapa akhir-akhir ini, penampilannya tidak sebanding dengan julukan klub terbaik? Sampai minggu ke 9 Liga Italia, AC Milan sudah kalah sebanyak 5 kali dan baru bisa menang 3 kali saja.
Disini saya lihat peranan dari Strategi, Eksekusi dan Hoki bisa dipakai untuk menganalisa.
Strategi
Setiap strategi pastilah dibuat oleh seorang yang memegang peran penting dalam sebuah organisasi atau bahkan klub sepakbola, dalam hal ini tentu seorang pelatih.
Apakah Mr Allegri, pelatih AC Milan pelatih yang sembarangan? Pastinya tidak! Pelatih yang cukup punya pengalaman ini bahkan pernah membawa Milan juara Liga Italia, Seri A di tahun pertama beliau baru menjabat. Bahkan di tahun ke duanya Milan sempat memimpin Liga Italia sebelum akhirnya tergelincir oleh klub lain Juventus. Dan akhirnya Milan pun berada di posisi kedua. Tidak jelek juga kan?
Eksekusi
Strategi sudah diramu oleh pemimpin. Lalu yang tidak kalah penting bagaimana strategi yang telah dibuat bisa di jalankan dengan baik? Nah, dalam sebuah olah raga pastilah yang menentukan tidak lain adalah pemain atau atlet yang bertanding. Bagaimana sebuah strategi dijalankan dengan baik untuk memenangi sebuah pertandingan.
Hoki
Ada hal yang mungkin tidak relevan, namun saya percaya ada unsur Luck didalam sebuah pertandingan.
50:40:10
Ke 3 unsur tersebut bisa digabungkan dalam suatu pertandingan olah raga bahkan di dalam sebuah perusahaan dalam menjalankan usahanya.
Komposisi di atas sungguh jelas 50 % keberhasilan tergantung dari suatu Strategi; 40% merupakan Eksekusi dari Strategi; dan 10 % unsur Keberuntungan (Hoki) yang menurut saya walaupun 90 % telah dijalankan dengan baik, namun perlu kita perhitungkan unsur-unsur yang mungkin tidak terbayangkan atau di luar kuasa kita. Oleh sebab itu, Ada istilah sepakbola yang dikenal dengan bola itu bundar; secara kertas bisa diprediksi dengan mudah secara matematika namun di lapangan hasilnya bisa berbeda.
Jadi kalau sekarang banyak orang yang mencemooh kepemimpinan Allergi dalam merumuskan Strategi; mungkin ada benarnya. Tapi jangan dilupakan unsur Eksekusi dan Hoki yang kalau digabungkan menjadi angka yang sama 50. Jadi siapa yang harus dipersalahkan? Dan apakah formula di atas cukup relevan untuk dipakai dalam dunia usaha?
