L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very, very extraordinary
E is even more than anyone that you adore and
Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please don’t break it
Love was made for me and you
Love was made for me and you
Love was made for me and you
Songwriters: KAEMPFERT, BERT/GABLER, MILT
Masih dalam suasana hari Valentine, hari yang penuh dengan kasih sayang dan cinta.
Lirik lagu di atas merupakan lagu lama mengenai cinta (LOVE) yang dipopulerkan lewat penyanyi Nat King Cole. Bisa membuat pasangan yang sedang menjalin asmara bisa semakin saling mencintai setelah mendengarkan lagu tersebut.
Bagaimana sebuah LOVE tidak hanya identik dengan sebuah pasangan antara pria dan wanita saja dalam menjalin asmara; tapi juga kita pakai dalam bahasa marketing untuk bisa menjalin asmara dengan konsumen
L O V E your Customer:
L is Listen to your customer
Mendengarkan apa yang dinginkan konsumen merupakan salah satu bentuk peduli akan kebutuhan konsumen. Banyak marketer yang tidak berhasil dalam menciptakan sebuah produk karena kurang peka terhadap keinginan konsumen.
O is Open your heart
Sikap terbuka akan kritik. Jangan pernah merasa produk atau jasa anda yang selalu hebat. Ada kalanya kita harus menerima kritik dari konsumen. Mungkin hal ini menyakitkan, namun kalau untuk perbaikan, betapa-pun marahnya anda, kita pun harus secara bijak untuk menerimanya.
V is validate with your customer
Setelah mendengar kebutuhan dan menerima masukan dari konsumen anda; sebelum produk atau jasa di pasarkan secara meluas di pasaran; ada baiknya melakukan validasi atau mengecek ulang apakah produk atau jasa yang dihasilkan sudah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen.
E is Engage with your customer
Hal terakhir merupakan, hubungan yang lebih serius. Ibarat pasangan pria dan wanita yang tidak hanya merupakan pasangan sejoli tapi hubungan ke arah yang lebih ke pasangan suami dan istri. Sama halnya anda sebagai marketer memiliki hubungan selayaknya seperti pasangan suami istri dengan konsumen. Hubungan yang bisa saling melengkapi. Konsumen anda bisa menjadi orang yang bisa membantu dalam menciptakan sebuah produk. Bahkan konsumen anda bisa menjadi seorang super salesman untuk produk anda.
LOVE YOUR CUSTOMER, AND THE CUSTOMER WILL LOVE YOUR PRODUCT