Awal tahun lalu saya sempat diundang oleh Centre for Management Technogy (CMTSP) untuk menjadi salah satu pembicara pada acara 12th Asian Surfactants Seminar di Shanghai, China yang diadakan pada tanggal 4-5 September 2012.
Sebelum menerima undangannya, saya sempat ragu-ragu. Apakah benar saya cukup kompeten untuk bicara dalam acara tersebut? Dikarenakan acara seminar tersebut lebih membicarakan mengenai bahan baku dan bahan kimia yang digunakan untuk Personal dan Home Care Products. Padahal ilmu pengetahuan saya mengenai bahan-bahan seperti itu boleh dibilang kelas teri alias masih harus banyak belajar.
Namun ternyata setelah dijelaskan materi yang harus dibawakan dalam seminar tersebut, membuat saya memberanikan diri untuk menerima tawaran dari panitia. Saya tidak harus menjelaskan unsur-unsur yang menyangkut kimia, tapi lebih membicarakan mengenai pasar Skin Care di Indonesia.
Pada acara seminar di Shanghai tersebut, saya membawa tema “Creating A Great Skin Care Product” Bagaimana produk lokal men-diferensiasi dengan produk-produk multinasional. Bagaimana membawa unsur lokal dalam menghadapi persaingan dari produk-produk luar negeri yang menguasai pasar di Indonesia.
Sari Ayu Martha Tilaar – Putih Langsat Case Study
Inti dari presentasi ini adalah Indonesia memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah. Nah disini, diambil peluang oleh Sari Ayu, salah satu merek dari Martha Tilaar untuk bersaing dengan produk-produk luar negeri dengan menggunakan bahan alam Indonesia.
Tertarik untuk membaca lebih lengkap, silahkan membaca nya di link di bawah ini.
Creating A Great Local Product
Semoga produk-produk lokal bisa terus bersaing dengan produk-produk impor dengan menggunakan kearifan budaya dan alam Indonesia; yang saya rasakan hal itu bisa menjadi salah satu keunggulan dan diferensiasi kita.
